
Pertanyaan itu semakin sering saya ulang akhir-akhir ini,setelah keputusan besar ini direalisasikan..keputusan untuk berdiri sendiri,keputusan untuk mencoba lebih memberikan kontribusi kepada lingkungan terkecil saya.Pertanyaan itu adalah "seberapa besar keyakinan kita bahwa rezeki itu datangnya dari Yang Maha Memberi Rizqi???" bahwa kantor,perusahaan,perniagaan hanya sebagai wasilah atau jembatan yang menghantarkan rizqi tersebut kepada kita.Pertanyaan ini menjadi semakin penting dijawab berkaitan dengan keimanan dan belief kita tentang sudut pandang datangnya kekayaan dan mengasah mental kewirausahaan.
Berapa banyak orang yang sekian tahun,belasan ataupun mungkin puluhan tahun bekerja pada perusahaan yang sama,dengan karir yang itu-itu saja tanpa ada pengembangan diri dan kesempatan untuk aktualisasi diri tidak berani memutuskan untuk "mengeluarkan" dirinya kepada kondisi yang lebih baik.Salah satu faktor penyebabnya adalah tentang jawaban terhadap pertanyaan diatas selain juga karena merasa dan memilih bahwa keadaan dirinya dalam kubangan keterlanjuran dan pola pikir sempit bahwa dirinya tidak memiliki pilihan lagi.
Seandainya anda adalah seorang anak kecil yang berada diatas lemari tanpa ada tangga turun,kemudian ayah anda meminta anda melompat dengan keyakinan bahwa ayah anda akan menangkap anda yang melompat dari atas lemari tersebut,kira-kira apa yang akan anda lakukan....?Begitu juga dengan pilihan kita ketika mungkin anda merasa karier anda mengalami stagnasi,aktualisasi diri anda terhambat,kondisi perusahaan anda sudah tidak membuat anda tersenyum ketika berangkat kerja merupakan pada hakikatnya adalah sebuah kesempatan yang di berikan Yang Maha Memberi Rizqi untuk anda melompat ke tempat yang lebih baik.Memang tidak mudah pada awalnya,tentang kesiapan mental,lingkungan terdekat,masalah teknis nantinya seperti apa dan yang paling penting adalah keyakinan anda,apakah mampu mengatasi keragu-raguan terhadap pilihan anda.
Belajarlah kepada orang tionghoa yang meyakini bahwa yang namanya takdir adalah apakah anda dilahirkan laki-laki atau perempuan,siapa orang tua kita dan kapan dan dimana nanti kita mati,selebihnya dalah pilihan.Tetapi terhadap 3 hal itu pun kita masih memiliki pilihan,pilihan bagaimana sikap kita menghadapi kondisi yang ditakdirkan kepada kita.Terakhir mungkin mengutip pernyataan dari Donald Trumph "Ketika anda dilahirkan miskin,anda tidak bisa disalahkan...,Tetapi ketika anda meninggal dalam keadaan miskin,maka anda layak dipersalahkan"
One Day One Dream
Mari bersama mengejar semua impian